Jumat, 27 Mei 2011
KOMPONEN ELEKTRONIKA
KOMPONEN ELEKTRONIKA
Dalam elektronika, dioda adalah komponen aktif bersaluran dua (dioda termionik mungkin memiliki saluran ketiga sebagai pemanas). Dioda mempunyai dua elektroda aktif dimana isyarat listrik dapat mengalir, dan kebanyakan dioda digunakan karena karakteristik satu arah yang dimilikinya. Dioda varikap (VARIable CAPacitor/kondensator variabel) digunakan sebagai kondensator terkendali tegangan.
Sifat kesearahan yang dimiliki sebagian besar jenis dioda seringkali disebut karakteristik menyearahkan. Fungsi paling umum dari dioda adalah untuk memperbolehkan arus listrik mengalir dalam suatu arah (disebut kondisi panjar maju) dan untuk menahan arus dari arah sebaliknya (disebut kondisi panjar mundur). Karenanya, dioda dapat dianggap sebagai versi elektronik dari katup pada transmisi cairan.
Dioda sebenarnya tidak menunjukkan kesearahan hidup-mati yang sempurna (benar-benar menghantar saat panjar maju dan menyumbat pada panjar mundur), tetapi mempunyai karakteristik listrik tegangan-arus taklinier kompleks yang bergantung pada teknologi yang digunakan dan kondisi penggunaan. Beberapa jenis dioda juga mempunyai fungsi yang tidak ditujukan untuk penggunaan penyearahan.
Awal mula dari dioda adalah peranti kristal Cat's Whisker dan tabung hampa (juga disebut katup termionik). Saat ini dioda yang paling umum dibuat dari bahan semikonduktor seperti silikon atau germanium.
Pada waktu penemuan, peranti seperti ini dikenal sebagai penyearah (rectifier). Pada tahun 1919, William Henry Eccles memperkenalkan istilah dioda yang berasal dari di berarti dua, dan ode (dari ὅδος) berarti "jalur".
Dalam dioda katup termionik, arus listrik yang melalui filamen pemanas secara tidak langsung memanaskan katoda (Beberapa dioda menggunakan pemanasan langsung, dimana filamen wolfram berlaku sebagai pemanas sekaligus juga sebagai katoda), elektroda internal lainnya dilapisi dengan campuran barium dan strontium oksida, yang merupakan oksida dari logam alkali tanah. Substansi tersebut dipilih karena memiliki fungsi kerja yang kecil. Bahang yang dihasilkan menimbulkan pancaran termionik elektron ke ruang hampa. Dalam operasi maju, elektroda logam disebelah yang disebut anoda diberi muatan positif jadi secara elektrostatik menarik elektron yang terpancar.
Walaupun begitu, elektron tidak dapat dipancarkan dengan mudah dari permukaan anoda yang tidak terpanasi ketika polaritas tegangan dibalik. Karenanya, aliran listrik terbalik apapun yang dihasilkan dapat diabaikan.
Dalam sebagian besar abad ke-20, dioda katup termionik digunakan dalam penggunaan isyarat analog, dan sebagai penyearah pada pemacu daya. Saat ini, dioda katup hanya digunakan pada penggunaan khusus seperti penguat gitar listrik, penguat audio kualitas tinggi serta peralatan tegangan dan daya tinggi.
Tipe lain dari dioda semikonduktor adalah dioda Schottky yang dibentuk dari pertemuan antara logam dan semikonduktor (sawar Schottky) sebagai ganti pertemuan p-n konvensional.
Walaupun begitu, lebar dari daerah pemiskinan tidak dapat tumbuh tanpa batas. Untuk setiap pasangan elektron-lubang yang bergabung, ion pengotor bermuatan positif ditinggalkan pada daerah terkotori-n dan ion pengotor bermuatan negatif ditinggalkan pada daerah terkotori-p. Saat penggabungan berlangsung dan lebih banyak ion ditimbulkan, sebuah medan listrik terbentuk di dalam daerah pemiskinan yang memperlambat penggabungan dan akhirnya menghentikannya. Medan listrik ini menghasilkan tegangan tetap dalam pertemuan.
Ada beberapa jenis dari dioda pertemuan yang hanya menekankan perbedaan pada aspek fisik baik ukuran geometrik, tingkat pengotoran, jenis elektroda ataupun jenis pertemuan, atau benar-benar peranti berbeda seperti dioda Gunn, dioda laser dan dioda MOSFET.
Sifat kesearahan yang dimiliki sebagian besar jenis dioda seringkali disebut karakteristik menyearahkan. Fungsi paling umum dari dioda adalah untuk memperbolehkan arus listrik mengalir dalam suatu arah (disebut kondisi panjar maju) dan untuk menahan arus dari arah sebaliknya (disebut kondisi panjar mundur). Karenanya, dioda dapat dianggap sebagai versi elektronik dari katup pada transmisi cairan.
Dioda sebenarnya tidak menunjukkan kesearahan hidup-mati yang sempurna (benar-benar menghantar saat panjar maju dan menyumbat pada panjar mundur), tetapi mempunyai karakteristik listrik tegangan-arus taklinier kompleks yang bergantung pada teknologi yang digunakan dan kondisi penggunaan. Beberapa jenis dioda juga mempunyai fungsi yang tidak ditujukan untuk penggunaan penyearahan.
Awal mula dari dioda adalah peranti kristal Cat's Whisker dan tabung hampa (juga disebut katup termionik). Saat ini dioda yang paling umum dibuat dari bahan semikonduktor seperti silikon atau germanium.
Sejarah
Walaupun dioda kristal (semikonduktor) dipopulerkan sebelum dioda termionik, dioda termionik dan dioda kristal dikembangkan secara terpisah pada waktu yang bersamaan. Prinsip kerja dari dioda termionik ditemukan oleh Frederick Guthrie pada tahun 1873[1] Sedangkan prinsip kerja dioda kristal ditemukan pada tahun 1874 oleh peneliti Jerman, Karl Ferdinand Braun[2].Pada waktu penemuan, peranti seperti ini dikenal sebagai penyearah (rectifier). Pada tahun 1919, William Henry Eccles memperkenalkan istilah dioda yang berasal dari di berarti dua, dan ode (dari ὅδος) berarti "jalur".
[sunting] Prinsip kerja
Prinsip kerja dioda termionik ditemukan kembali oleh Thomas Edison pada 13 Februari 1880 dan dia diberi hak paten pada tahun 1883 (U.S. Patent 307031), namun tidak dikembangkan lebih lanjut. Braun mematenkan penyearah kristal pada tahun 1899[3]. Penemuan Braun dikembangkan lebih lanjut oleh Jagdish Chandra Bose menjadi sebuah peranti berguna untuk detektor radio.[sunting] Penerima radio
Penerima radio pertama yang menggunakan dioda kristal dibuat oleh Greenleaf Whittier Pickard. Dioda termionik pertama dipatenkan di Inggris oleh John Ambrose Fleming (penasihat ilmiah untuk Perusahaan Marconi dan bekas karyawan Edison[4]) pada 16 November 1904 (diikuti oleh U.S. Patent 803684 pada November 1905). Pickard mendapatkan paten untuk detektor kristal silikon pada 20 November 1906 (U.S. Patent 836531).[sunting] Dioda termionik
Dioda termionik adalah sebuah peranti katup termionik yang merupakan susunan elektroda-elektroda di ruang hampa dalam sampul gelas. Dioda termionik pertama bentuknya sangat mirip dengan bola lampu pijar.
Dalam dioda katup termionik, arus listrik yang melalui filamen pemanas secara tidak langsung memanaskan katoda (Beberapa dioda menggunakan pemanasan langsung, dimana filamen wolfram berlaku sebagai pemanas sekaligus juga sebagai katoda), elektroda internal lainnya dilapisi dengan campuran barium dan strontium oksida, yang merupakan oksida dari logam alkali tanah. Substansi tersebut dipilih karena memiliki fungsi kerja yang kecil. Bahang yang dihasilkan menimbulkan pancaran termionik elektron ke ruang hampa. Dalam operasi maju, elektroda logam disebelah yang disebut anoda diberi muatan positif jadi secara elektrostatik menarik elektron yang terpancar.
Walaupun begitu, elektron tidak dapat dipancarkan dengan mudah dari permukaan anoda yang tidak terpanasi ketika polaritas tegangan dibalik. Karenanya, aliran listrik terbalik apapun yang dihasilkan dapat diabaikan.
Dalam sebagian besar abad ke-20, dioda katup termionik digunakan dalam penggunaan isyarat analog, dan sebagai penyearah pada pemacu daya. Saat ini, dioda katup hanya digunakan pada penggunaan khusus seperti penguat gitar listrik, penguat audio kualitas tinggi serta peralatan tegangan dan daya tinggi.
[sunting] Dioda semikonduktor
Sebagian besar dioda saat ini berdasarkan pada teknologi pertemuan p-n semikonduktor. Pada dioda p-n, arus mengalir dari sisi tipe-p (anoda) menuju sisi tipe-n (katoda), tetapi tidak mengalir dalam arah sebaliknya.Tipe lain dari dioda semikonduktor adalah dioda Schottky yang dibentuk dari pertemuan antara logam dan semikonduktor (sawar Schottky) sebagai ganti pertemuan p-n konvensional.
[sunting] Karakteristik arus–tegangan
Karakteristik arus–tegangan dari dioda, atau kurva I–V, berhubungan dengan perpindahan dari pembawa melalui yang dinamakan lapisan penipisan atau daerah pemiskinan yang terdapat pada pertemuan p-n di antara semikonduktor. Ketika pertemuan p-n dibuat, elektron pita konduksi dari daerah N menyebar ke daerah P dimana terdapat banyak lubang yang menyebabkan elektron bergabung dan mengisi lubang yang ada, baik lubang dan elektron bebas yang ada lenyap, meninggalkan donor bermuatan positif pada sisi-N dan akseptor bermuatan negatif pada sisi-P. Daerah disekitar pertemuan p-n menjadi dimiskinkan dari pembawa muatan dan karenanya berlaku sebagai isolator.Walaupun begitu, lebar dari daerah pemiskinan tidak dapat tumbuh tanpa batas. Untuk setiap pasangan elektron-lubang yang bergabung, ion pengotor bermuatan positif ditinggalkan pada daerah terkotori-n dan ion pengotor bermuatan negatif ditinggalkan pada daerah terkotori-p. Saat penggabungan berlangsung dan lebih banyak ion ditimbulkan, sebuah medan listrik terbentuk di dalam daerah pemiskinan yang memperlambat penggabungan dan akhirnya menghentikannya. Medan listrik ini menghasilkan tegangan tetap dalam pertemuan.
[sunting] Jenis-jenis dioda semikonduktor
| Dioda | Dioda zener |
| LED | Dioda foto |
| Dioda terobosan | Dioda varaktor |
| Dioda Schottky | SCR |
Simbol berbagai jenis dioda
[sunting] Dioda biasa
Beroperasi seperti penjelasan di atas. Biasanya dibuat dari silikon terkotori atau yang lebih langka dari germanium. Sebelum pengembangan dioda penyearah silikon modern, digunakan kuprous oksida (kuprox)dan selenium, pertemuan ini memberikan efisiensi yang rendah dan penurunan tegangan maju yang lebih tinggi (biasanya 1.4–1.7 V tiap pertemuan, dengan banyak lapisan pertemuan ditumpuk untuk mempertinggi ketahanan terhadap tegangan terbalik), dan memerlukan benaman bahan yang besar (kadang-kadang perpanjangan dari substrat logam dari dioda), jauh lebih besar dari dioda silikon untuk rating arus yang sama.[sunting] Dioda bandangan
Dioda yang menghantar pada arah terbalik ketika tegangan panjar mundur melebihi tegangan dadal dari pertemuan P-N. Secara listrik mirip dan sulit dibedakan dengan dioda Zener, dan kadang-kadang salah disebut sebagai dioda Zener, padahal dioda ini menghantar dengan mekanisme yang berbeda yaitu efek bandangan. Efek ini terjadi ketika medan listrik terbalik yang membentangi pertemuan p-n menyebabkan gelombang ionisasi pada pertemuan, menyebabkan arus besar mengalir melewatinya, mengingatkan pada terjadinya bandangan yang menjebol bendungan. Dioda bandangan didesain untuk dadal pada tegangan terbalik tertentu tanpa menjadi rusak. Perbedaan antara dioda bandangan (yang mempunyai tegangan dadal terbalik diatas 6.2 V) dan dioda Zener adalah panjang kanal yang melebihi rerata jalur bebas dari elektron, jadi ada tumbukan antara mereka. Perbedaan yang mudah dilihat adalah keduanya mempunyai koefisien suhu yang berbeda, dioda bandangan berkoefisien positif, sedangkan Zener berkoefisien negatif.[sunting] Dioda Cat's whisker
Ini adalah salah satu jenis dioda kontak titik. Dioda cat's whisker terdiri dari kawat logam tipis dan tajam yang ditekankan pada kristal semikonduktor, biasanya galena atau sepotong batu bara[5]. Kawatnya membentuk anoda dan kristalnya membentuk katoda. Dioda Cat's whisker juga disebut dioda kristal dan digunakan pada penerima radio kristal.[sunting] Dioda arus tetap
Ini sebenarnya adalah sebuah JFET dengan kaki gerbangnya disambungkan langsung ke kaki sumber, dan berfungsi seperti pembatas arus dua saluran (analog dengan Zener yang membatasi tegangan). Peranti ini mengizinkan arus untuk mengalir hingga harga tertentu, dan lalu menahan arus untuk tidak bertambah lebih lanjut.[sunting] Esaki atau dioda terobosan
Dioda ini mempunyai karakteristik resistansi negatif pada daerah operasinya yang disebabkan oleh quantum tunneling, karenanya memungkinkan penguatan isyarat dan sirkuit dwimantap sederhana. Dioda ini juga jenis yang paling tahan terhadap radiasi radioaktif.[sunting] Dioda Gunn
Dioda ini mirip dengan dioda terowongan karena dibuat dari bahan seperti GaAs atau InP yang mempunyai daerah resistansi negatif. Dengan panjar yang semestinya, domain dipol terbentuk dan bergerak melalui dioda, memungkinkan osilator gelombang mikro frekuensi tinggi dibuat.[sunting] Demodulasi radio
Penggunaan pertama dioda adalah demodulasi dari isyarat radio modulasi amplitudo (AM). Dioda menyearahkan isyarat AM frekuensi radio, meninggalkan isyarat audio. Isyarat audio diambil dengan menggunakan tapis elektronik sederhana dan dikuatkan.[sunting] Pengubahan daya
Penyearah dibuat dari dioda, dimana dioda digunakan untuk mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah. Contoh yang paling banyak ditemui adalah pada rangkaian adaptor. Pada adaptor, dioda digunakan untuk menyearahkan arus bolak-balik menjadi arus searah. Sedangkan contoh yang lain adalah alternator otomotif, dimana dioda mengubah AC menjadi DC dan memberikan performansi yang lebih baik dari cincin komutator dari dinamo DC.Sabtu, 08 Januari 2011
Resep-resep Masakan Jepang
Berhubung cita-cita saya ingin menjadi Koki, maka saya membuat Resep-Resep ini ( bukan buatan saya ini semua, saya copy dari detikFood & resep masakanku) inilah resep-resepnya.
Bagi yang berminat mencoba, silahkan mencoba! ^o^
Resep 1 : Kakiage Don, Nasi Komplit Gaya Jepang
Nasi komplet gaya Jepang ini bukan hanya enak tetapi juga praktis. Gorengan sayuran yang rasanya renyah gurih. Setelah disiram saus shoyu yang gurih enak dan menyatu dengan nasi pulen, rasanya sungguh dahsyat. Gurih-gurih renyah!
Bahan:
400 g nasi pulen hangat
Sayuran Goreng:
100 g wortel, potong-potong
100 g daun kol, iris kasar
75 g tauge
1 batang daun bawang, iris kasar
1 batang daun seledri, iris kasar
Aduk rata:
100 g tepung terigu
2 sdm tepung beras
200 ml air
1/2 sdt merica bubuk
1 siung bawang putih, parut
1 sdt garam
Saus Shoyu, masak jadi satu:
150 ml kecap Jepang
2 sdm saus BBQ
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
Cara membuat:
Sayuran Goreng:
- Campur sayuran dan adonan tepung hingga rata.
- Goreng sesendok demi sesendok makan penuh hingga kuning kecokelatan dan kering.
- Angkat dan tiriskan.
- Taruh nasi dalam 3 mangkuk saji.
- Beri masing-masing 2 buah sayuran goreng.
- Tuangi saus Shoyu.
- Sajikan segera.
Resep 2 : Macaroni Kangkung Schotel
Bahan :
- 10 tangkai Kangkung (ambil daunnya)
- 60 gr Butter
- 3 sdm Tepung Terigu
- 50 ml Susu Cair
- 1/2 sdt Garam
- 1/2 sdt Biji Pala (dihaluskan)
- 2-3 sdm Minyak Goreng
- 4 siung Bawang Putih (cincang halus)
- 1/2 siung Bawang Bombay Merah (potong memanjang)
- 12 lbr Beef Salami
- 30 bh Tomat Cherry
- 200 gr Macaroni (rebus)
- 1/4 btl Saus Tomat
- 100 gr Keju Parut
- Merica secukupnya
Cara Memasak :
1. Masak butter, tepung terigu, susu cair, garam & biji pala, aduk sampai mengental & sisihkan.
2. Tumis bawang putih dgn minyak goreng, masukkan bawang bombay merah, beef salami, tomat cherry kangkung & merica, angkat & sisihkan.
3. Campurkan kedua nya, lalu tambahkan macaroni, saus tomat & keju parut, aduk rata.
4. Tuangkan ke dlm pinggan tahan panas yg telah diolesi butter.
5. Panggang dlm suhu 180-190'C hingga keju meleleh, angkat & sajikan.
2. Tumis bawang putih dgn minyak goreng, masukkan bawang bombay merah, beef salami, tomat cherry kangkung & merica, angkat & sisihkan.
3. Campurkan kedua nya, lalu tambahkan macaroni, saus tomat & keju parut, aduk rata.
4. Tuangkan ke dlm pinggan tahan panas yg telah diolesi butter.
5. Panggang dlm suhu 180-190'C hingga keju meleleh, angkat & sajikan.
Resep 3 : Ungkep Tofu Daging Asparagus
Bahan:
200 g tofu, tiriskan, potong-potong
100 g daging has sapi/daging sukiyaki, iris tipis
4 batang asparagus hijau, bersihkan, potong-potong
3 buah jamur tiram/shitake, bersihkan
Bumbu, aduk rata:
150 ml air
75 ml kecap Jepang
1 sdt wijen, haluskan
2 siung bawang putih, parut
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
1 sdt garam
Cara membuat:
- Susun tofu dan daging dalam panci atau wajan.
- Tuangi bahan Bumbu, tutup panci, masak dengan api sedang mendidih.
- Aduk dan balik sesekali. Tambahkan asparagus dan jamur.
- Masak hingga kuah berkurang dan sayuran lunak.
- Angkat, sajikan hangat.
Resep 4 : Cumi Bakar
Ukuran porsi: 3 orang
Bahan-bahan
- 500 gram cumi, bersihkan
- 2 sendok makan saus tomat
- 1 sendok makan kecap jamur
- 3 siung bawang putih
- 3 buah bawang merah
- 1 sendok teh air jeruk nipis
- 1 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh merica bubuk
Cara membuat
- Haluskan bawang putih dan bawang merah, lalu tambahkan saus tomat, kecap jamur, air jeruk nipis, garam, dan merica bubuk, aduk hingga rata.
- Mauskkan cumi, aduk rata, lalu simpan dalam kulkas selama 1 jam.
- Masukkan campuran cumi tadi ke dalam wajan, masak hingga setengah matang, angkat, lalu panggang cumi hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan, angkat.
Resep 5 : Hot Plate Cumi Tofu
Hidangan yang satu ini cocok buat pencinta cumi. Daging cumi yang kenyal gurih dipadu dengan tofu yang lembut serta siraman saus yang gurih sedikit manis. Sajikan dan nikmati panas dengan taburan biji wijen hingga makin lezat rasanya.
Bahan:
250 g cumi-cumi yang sudah bersih, potong melintang
300 g tofu, potong-potong
100 g jamur shimeji
Saus, aduk rata:
2 sdm minyak sayur
1 sdm daun bawang cincang
1 siung bawang putih, cincang halus
1 sdm saus tomat
2 sdm saus BBQ
1 sdm kecap manis
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir
1 sdt garam
Taburan:
1 sdt biji wijen, sangrai
Cara membuat:
- Panaskan hot plate hingga panas benar. Angkat, taruh di atas wadah/alas kayu.
- Tuangkan Saus ke dalam hot plate.
- Susun cumi, tofu dan jamur di atasnya. Masak hingga semua bahan matang.
- Taburi biji wijen.
- Sajikan atau santap segera.
Resep 6 : Tempura
Tempura, sajian gorengan berbalut tepung ini memang sangat disukai banyak orang. Bagian luarnya renyah dan gurih sementara sausnya gurih-gurih segar. Saat adonan tepung terendam saus, rasanya jadi makin enak, lembap, gurih dan renyah. Agar lebih enak, tempura harus disantap selagi manis panas!
Bahan :
2 ekor udang windu (tanpa kepala)
1 buah terong Jepang
2 buah jamur shiitake, potong batangnya
2 buah cabai shishito
Saus tempura:
250 ml Dashijiru *)
30 ml kecap
30 ml cuka (mirin)
1 sdm jahe parut
4 sdm lobak putih parut
Campuran tepung:
200 ml air es
1 butir kuning telur ayam
150 g Tepung tempura
Cara membuat:
- Saus Tempura: Panaskan dashijiru dalam panci, tambahkan kecap dan cuka. Didihkan. Angkat.
- Pisahkan parutan lobak putih dengan ukuran yang sama dengan bentuk kerucut. Diatas parutan lobak ditaruh parutan jahe.
- Kupas udang, sisakan ekornya. Kerat-kerat 3-4 bagian bawah perutnya agar udang tidak melengkung saat digoreng.
- Belah terung menjadi 2 bagian. Potong masing-masing menjadi dua lalu kerat-kerat 3-4 bagian hingga berbentuk seperti kipas.
- Campuran Tepung: Tuangkan air es ke dalam mangkuk dan tambahkan kuning telur dan aduk hingga rata.
- Tambahkan tepung dan aduk dengan sumpit. Jangan mengaduk terlalu kuat karena adonan akan menggumpal Panaskan minyak sampai suhunya mencapai 170 C.
- Masukkan satu demi satu masukan terung, jamur shiitake, cabai (shishito) ke dalam campuran tepung dan goreng semuanya.
- Khusus untuk udang, tahan buntut udang sehingga hanya badannya saja yang terbenam dalam minyak. Goreng hingga matang. Angkat, tiriskan.
- Sajikan dengan saus dan parutan lobak dan jahe yang telah dibentuk.
*) Dashijiri
Bahan :
15 cm Rumput laut (Kombu)
60 gr Katsuo Bushi (Dried Bonito Flakes)
1,000 ml Air putih
Cara membuat:
Untuk 1 liter- Bersihkan rumput laut dengan kain yang lembap untuk menghilangkan kotoran atau garam. Biarkan terendam didalam mangkuk selama 30 menit.
- Pindahkan air dan rumput laut kedalam panci dan panaskan dengan api yang sedang. Bila terlihat buih muncul dari dasar panci, angkat rumput laut. Jangan merebus air dengan rumput laut ada didalamnya.
- Ketika cairan mulai berbuih, tambahkan bonito flakes dan kecilkan apinya. Biarkan cairan itu mendidih untuk beberapa menit dan angkat busanya
- Matikan apinya. Ketika flake berada di dasar panci, saring kaldunya dengan menggunakan saringan untuk mendapatkan Dashi. Sekarang adalah dashi nomor 1 yang dimana paling bagus untuk sup bening (sup miso).
- Rebus 4 cup air dan Bonito flakes.
- Ketika cairan mulai mendidih kecilkan apinya dan biarkan selama 7-8 menit. Ini adalah dashi nomor 2 yang bisa digunakan untuk hidangan rebusan, mie dan saus.
Resep 7 : Miso Soup Tofu
Bahan - Bahan :
200 gram tahu jepang dipotong kecil - kecil
3 sdm minyak goreng
1 liter kaldu dashi
150 gram miso
200 gr bayam
Cara Pembuatan :
- Bungkus Tofu (tahu jepang) dengan kain bersih
- Tekan airnya keluar lalu potong kecil - kecil
- Panaskan minyak dalam wajan
- Tumis Tofu tersebut dan tiriskan, rebus kaldu dan masukkan tofu
- Cairkan miso dengan sedikit kaldu lalu masukkan ke kaldu
- Tambahkan bayam yang telah dipotong dan masak hingga kaldu mendidih
Resep 8 : Sushi
BAHAN :
1 resep nasi Jepang
6 ekor udang besar, kupas / 200 gr tuna fillet, iris tipis
100 ml air
1 sdt garam
200 ml air es
1 sdm cuka beras
1 sdm gula pasir
1 sdt garam
4 sdm wijen sangrai
50 ml cuka beras
2 sdt gula pasir
PELENGKAP:
Wasabi
Acar jahe
1 resep saus sushi
CARA MEMBUAT:
1. Panaskan air dan garam, masukkan udang sambil ditekan agar tidak
melengkung, tiriskan, rendam dalam air es.
2. Aduk cuka beras dan gula pasir, rendam udang selama 5 menit, tiriskan,
iris dengan pisau tajam hingga pipih.
3. Untuk tuna: potong tuna fillet persegi 2x5 cm, iris tipis.
4. Ambil 1 sdm nasi sushi, padatkan sambil dibentuk agak oval, gulingkan di
wijen sangrai.
5. Letakkan udang pipih atau tuna di atasnya, sajikan dengan pelengkap.
Untuk 20 bh.
Langganan:
Postingan (Atom)



